Thursday, September 13, 2007

Bulan Ramadhan

Kini telah datang bulan yang kita nanti-nantikan, bulan agung yang penuh ampunan, bulan yang penuh berkah, rahmat dan maghfiroh. Marhaban ya Ramadhan, Marhaban ya Syahru Shiyami. Mari kita jadikan Ramadhan kali ini sebagai awal dari pembersihan diri kita. Mari kita jadikan Ramadhan sebagai motivator dalam kesuksesan hidup kita.

Awal Ramadhan 1428 H jatuh pada Kamis, 13 September 2007.

Ihya Ramadhan atau menghidupkan Ramadhan dengan berbagai aktivitas yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan ini hendaknya diisi dengan memperbanyak ibadah, memperpanjang ruku', sujud, shalat tarawih, bermunajat kepada Allah, memperbanyak sholat nawafil, senantiasa berzikit, tilawah dan tadabbur al-Quran, I'tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, mengurangi waktu tidur pada siang hari. Rasulullah dan Ummahatul Mu'minin selama Ramadhan begitu aktifnya beramal.
Disamping itu aktivitas Ramadhan juga harus dapat memperkokoh hubungan dengan sesama, seperti memberikan zakat, infaq dan shodaqoh,ifthor (buka puasa bersama) dll. Menjauhkan diri dari perbuatan laghwu (sia-sia).
Bulan Ramadhan adalah fursoh untuk memperbanyak ibadah sehingga kita dapat
menjauhi hal-hal yang mempersempit waktu ibadah, seperti menghabiskan waktu hampir seharian di dapur untuk menyiapkan makanan berbuka, karena saat yang terbaik untuk pengisian ruh dan pensucian jiwa akan hilang begitu saja dengan pengisian perut dan
pengotoran jiwa, menghabiskan waktu di depan televisi dan perbuatan lainnya yang cenderung tidak ada gunanya.

Menahan anggota tubuh dan hati dari perbuatan yang diharamkan, seperti : menahan pandangan mata dari pandangan yang dimakruhkan, Menahan pendengaran dari namimah, ghibah dan kemungkaran, menjaga Lisan dan hati dari perbuatan yang dapat mengotorinya.

Rasulullah saw Bersabda : bukanlah shaum itu sekedar meninggalkan makan dan minum, Melainkan meninggalkan pekerjaan sia-sia (tak bernilai) dan kata-kata sombong(HR.Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah).
Rasulullah saw juga bersabda : Barang siapa yang selama berpuasa tidak juga meninggalkan kata-kata bohong, bahkan mempraktekkannya, maka tidak ada nilainya bagi Allah apa yang ia sangkakan sebagai puasa, yaitu sekedar meninggalkan makan dan minum (HR.Bukhari-Muslim).

Dalam Ramadhan ini kita bertekad akan menyelami rahasia kehidupan, dari mana, di mana dan hendak kemana kita ? Sehingga kita akan menghayati bahwa
dunia ini adalah tempat berusaha untuk mematuhi perintah Allah dan akhirat adalah untuk menerima balasan dariNya.

Pada bulan Ramadhan ini, kita akan berusaha untuk mendapatkan rahmat dan ampunan Allah, karena sesungguhnya kecelakaanlah bagi orang-orang yang tidak mendapatkan rahmat Allah pada bulan yang penuh dengan rahmat ini.

Selamat datang Wahai Ramadhan, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah, bulan yang menghapuskan dosa dan mengabulkan doa bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh beribadah di dalamnya.

Ya Ilahi, Engkaulah tujuan kami dan KeridhoanMulah
dambaan kami.

Alfaqir Ajhalunnas Wa Ahqirul Waraa Arroji Afwa Rabbihi Ghufroon Turobul Aqdam Katsiruddzunubi Wal Astam Saeful Bahri bin Khudori Al Jawi
baca artikel selengkapnya - Bulan Ramadhan